Pangkah – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Tegal menggelar agenda akbar Pendidikan Karakter dan Haflah Akhirussanah bagi seluruh peserta didik kelas 9 Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Selasa (2/6). Acara yang dipusatkan di lingkungan madrasah tersebut berlangsung meriah sekaligus sarat akan nilai-nilai religius serta kebudayaan nasional, sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter mulia.
Pada pelepasan tahun ini, MTsN 5 Tegal mengusung tema yang mendalam, yaitu “Harmoni Budaya Satu Jiwa Raga Langkah Lestari Berakar Iman Meraih Masa Depan”. Tema ini tercermin jelas melalui perpaduan rangkaian acara yang menyatukan kelestarian tradisi nusantara dengan keteguhan iman Islami.
Sejak pagi hari, suasana khidmat dan semarak sudah mulai terasa di area madrasah dengan lantunan selawat dari grup Hadroh. Tak lama setelah itu, para hadirin disuguhkan atraksi memukau dari seni bela diri Pencak Silat, keindahan Tari Mojang Priangan, serta penampilan Solo Song. Ragam penampilan kebudayaan lokal ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mendukung pelestarian budaya bangsa sejak dini kepada para siswa.
Puncak kekhidmatan dimulai saat prosesi Kirab berjalan memasuki ruang utama acara. Dipimpin oleh barisan Kepala Madrasah, jajaran Komite, dan dewan guru, para wisudawan berjalan tegap beriringan, memancarkan optimisme tinggi untuk menyongsong jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Suasana berubah menjadi penuh takzim saat gema lantunan suci Kalam Ilahi berkumandang, disusul dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama oleh seluruh hadirin. Prosesi utama yang dinantikan, yaitu Wisuda dan Pengalungan Samir kepada para peserta didik kelas 9, berjalan dengan sangat tertib dan penuh haru.
Kepala MTsN 5 Tegal, Fatchurodji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi yang diraih oleh angkatan ini selama tiga tahun menempuh pendidikan. Beliau berpesan agar seluruh lulusan tetap menjaga nama baik almamater serta menjadikan iman sebagai kompas utama kehidupan.
“Melalui tema harmoni budaya dan berakar iman ini, kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kokoh. Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal untuk melangkah lebih jauh. Bawalah nama baik MTsN 5 Tegal ke mana pun kalian melangkah dan tetaplah membumi,” ujar Fatchurodji dalam sambutannya.
Selain prosesi formal wisuda, acara juga dimeriahkan dengan pengumuman Penghargaan Siswa Berprestasi sebagai bentuk apresiasi konkret madrasah atas capaian akademik maupun non-akademik siswa. Predikat bergengsi Siswa Terbaik I berhasil diraih oleh Nayla, yang dinilai konsisten menunjukkan prestasi gemilang selama masa belajarnya.
Nayla mengungkapkan rasa syukur dan haru yang mendalam atas pencapaian tersebut. Ia mempersembahkan penghargaan ini untuk orang tua dan para guru yang tiada henti membimbingnya.
“Prestasi ini adalah buah dari doa orang tua dan kesabaran bapak ibu guru dalam mendidik kami. Di MTsN 5 Tegal, kami tidak hanya diajarkan pelajaran umum, tetapi juga bagaimana menjaga akhlak. Insyaallah, bekal iman dan ilmu dari madrasah ini akan terus saya jaga untuk meraih masa depan,” ungkap Nayla dengan penuh haru.
Acara yang juga diisi dengan seni tari tradisional seperti Tari Gambyong dan Tari Guci ini ditutup dengan momen penuh emosional melalui prosesi Sungkeman dan Musafahah antara siswa, orang tua, dan para guru sebagai wujud bakti dan ungkapan terima kasih. Rangkaian agenda kemudian diakhiri dengan doa bersama demi keberkahan masa depan para alumni MTsN 5 Tegal. (GNF)

Leave a Reply