Pastikan Hafalan Tetap Terjaga, Kepala Kankemenag Tashih Hafalan Hadis Siswa MTsN 5 Tegal

Pangkah – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, Muhdzir, melakukan tashih hafalan hadis siswa MTsN 5 Tegal. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi hafalan hadis yang telah dipelajari dan dihafalkan siswa sejak duduk di kelas VII dan VIII.

Sebanyak 22 siswa mengikuti kegiatan tashih yang berasal dari jenjang kelas VIII dan IX. Para siswa sebelumnya telah memiliki hafalan hadis sebagai bagian dari program pembelajaran dan pembiasaan keagamaan di madrasah. Hafalan tersebut kemudian ditashih untuk memastikan ketepatan dan kelancaran hafalan siswa.

Dari jenjang kelas VIII, terdapat 11 siswa yang mengikuti tashih dengan capaian hafalan antara 8 hingga 15 hadis. Sementara itu, dari kelas IX juga terdapat 11 siswa dengan capaian hafalan antara 10 hingga 23 hadis.

Dalam kegiatan tersebut, Muhdzir menyimak hafalan hadis siswa secara langsung. Tashih dilakukan untuk mengetahui sejauh mana siswa mampu mempertahankan hafalan yang telah diperoleh pada tahun-tahun sebelumnya sekaligus memastikan ketepatan bacaan hadis.

“Anak-anak ini sudah memiliki hafalan sejak kelas VII dan VIII. Tashih menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana hafalan tersebut tetap terjaga. Jangan sampai hafalannya hanya bertambah jumlahnya, tetapi tidak dipelihara,” ujar Muhdzir.

Kepala MTsN 5 Tegal, Fatchurodji, menyampaikan bahwa kegiatan tashih merupakan bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap capaian hafalan siswa. Menurutnya, hafalan yang telah dibangun sejak kelas sebelumnya perlu terus dijaga agar tidak mudah terlupakan.

“Kami ingin hafalan yang sudah diperoleh anak-anak sejak kelas VII dan VIII tidak berhenti sebagai capaian hafalan saja, tetapi terus dijaga dan diamalkan. Dengan adanya tashih, siswa juga mendapatkan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan hafalannya,” tutur Fatchurodji.

Melalui kegiatan tashih tersebut, MTsN 5 Tegal terus berupaya menjaga keberlanjutan program hafalan hadis sekaligus membangun kebiasaan siswa untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan hadis dalam kehidupan sehari-hari.