MTsN 5 Tegal Perkuat Pemahaman ASN melalui Sosialisasi Layanan Kepegawaian

Pangkah – Pemahaman terhadap layanan kepegawaian berbasis digital menjadi hal penting bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam menunjang tertib administrasi. Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Sosialisasi Layanan Kepegawaian dan Interkoneksi Data SIMPEG5 yang digelar di MTsN 5 Tegal, Selasa (28/7).

Kegiatan diikuti oleh ASN pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 5 Tegal dengan menghadirkan Rushwanto, Analis SDM Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, sebagai narasumber. Sosialisasi memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami lebih jauh pemanfaatan SIMPEG5 dalam pengelolaan administrasi kepegawaian, termasuk keterkaitannya dengan proses pembayaran gaji PNS.

Kepala MTsN 5 Tegal, Fatchurodji, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pemahaman yang baik terhadap sistem dan layanan kepegawaian akan membantu ASN menjalankan administrasi secara lebih tertib sekaligus menghindari kesalahan dalam pengelolaan data.

“Administrasi kepegawaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kita sebagai ASN. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan memahami informasi yang disampaikan sehingga pengelolaan administrasi di madrasah semakin tertib,” tutur Fatchurodji.

Dalam materi yang disampaikan, Rushwanto menerangkan berbagai layanan yang dapat diakses melalui SIMPEG5. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah interkoneksi data kepegawaian yang berkaitan dengan pembayaran gaji PNS. Keakuratan data menjadi faktor penting agar proses layanan dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan.

Tidak hanya mengenai data dan pembayaran gaji, peserta juga mendapatkan penjelasan terkait layanan administrasi lainnya, di antaranya pengajuan cuti dan proses kenaikan pangkat. Penjelasan tersebut membantu ASN memahami tahapan serta ketentuan yang perlu diperhatikan dalam setiap layanan kepegawaian.

Rushwanto menekankan pentingnya ASN untuk aktif memastikan data kepegawaian yang tercatat dalam sistem selalu sesuai dengan kondisi terbaru.

“Data kepegawaian menjadi dasar dalam berbagai layanan. Karena itu, ASN perlu memastikan data masing-masing sudah benar dan lengkap agar tidak menimbulkan kendala ketika membutuhkan layanan kepegawaian,” jelas Rushwanto.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah guru dan tenaga kependidikan turut mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai persoalan yang mereka temui dalam pengelolaan administrasi kepegawaian.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 5 Tegal berharap seluruh ASN semakin cakap dalam memanfaatkan layanan kepegawaian digital. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya administrasi yang lebih tertib, efektif, dan akuntabel serta menunjang profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan pendidikan di madrasah.