Lebaksiu – MTsN 5 Tegal mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gelombang 1 penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap 1 Tahun Anggaran 2026 dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Semester 2 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di MTsN 3 Tegal, pada Kamis (01/10).
Kegiatan Monev menjadi bagian dari proses monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan serta penggunaan anggaran BOS dan administrasi TPG. Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti proses pemeriksaan dan verifikasi berbagai dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan administrasi madrasah.
Guru Bahasa Indonesia MTsN 5 Tegal, Tantri, menyampaikan bahwa kegiatan Monev memberikan pengalaman sekaligus menjadi sarana untuk memastikan berbagai administrasi yang telah dilaksanakan di madrasah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Bagi kami, kegiatan Monev ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali kelengkapan administrasi yang sudah dilaksanakan. Dengan adanya evaluasi, kami bisa mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki dan dilengkapi ke depannya,” ujar Tantri.
Hal senada disampaikan Waka Kurikulum MTsN 5 Tegal, Supro. Menurutnya, proses monitoring dan evaluasi tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keteraturan dalam pengelolaan program madrasah.
“Monev ini penting sebagai bahan evaluasi bersama. Kita dapat memastikan administrasi dan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan, sekaligus melakukan perbaikan apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dilengkapi,” tutur Supro.
Pelaksanaan Monev berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta dari MTsN 5 Tegal mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib serta berkoordinasi dalam proses pemeriksaan dokumen.
Melalui kegiatan tersebut, MTsN 5 Tegal terus berupaya meningkatkan tertib administrasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program madrasah. Evaluasi yang dilakukan diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan untuk mendukung pengelolaan madrasah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Leave a Reply